mengurangi grogi ketika wawancara kerja

Cara Mengurangi Rasa Grogi Saat Wawancara Kerja

ririkusnadi.com – Wawancara kerja merupakan tahap terpenting dalam proses seleksi kerja yang harus dilalui setiap orang sebelum bergabung dengan perusahaan incarannya. Kesempatan diterima atau ditolaknya seseorang dari perusahaan tersebut sangat dipengaruhi oleh setiap jawaban yang diberikan dalam tahap wawancara ini. Sebab, pihak HRD yang melakukan recruitment dapat menilai Anda sepenuhnya melalui jawaban-jawaban yang diberikan. 

Segala hal tentang diri Anda akan menjadi dasar penilaian HRD, mulai dari keseluruhan gerak tubuh, gesture tangan ketika menjelaskan jawaban, hingga cara memberi jawaban atas pertanyaan yang muncul pada tahap wawancara kerja. Sebenarnya setiap individu dapat memberikan jawaban terbaik asal tidak grogi pada saat proses tersebut. 

Grogi sendiri adalah reaksi alamiah yang sering terjadi hampir di semua orang pada saat wawancara kerja, apalagi jika pekerjaan atau jabatan tersebut sudah lama diimpikan. Bagi Anda yang dalam waktu dekat akan melakukan wawancara kerja dengan pihak perusahaan, sebaiknya tidak terlalu mengkhawatirkan hal tersebut. Karena meskipun mengalaminya, situasi grogi sebenarnya dapat dikurangi atau bisa diperbaiki. 

Terutama bagi orang-orang dengan kepribadian pemalu atau introvert, mungkin situasi tersebut sudah dapat diprediksi atau terbayang di pikiran Anda jauh sebelum wawancara kerja dilakukan. Untuk itu, segera cari tahu cara efektif mengurangi rasa grogi saat wawancara kerja untuk menghindari kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diharapkan. 

Rasa grogi yang berlebihan memang tidak baik, terlebih kondisi tersebut dapat menyerang apapun kepribadian yang dimiliki seseorang. Jadi, sebagai bentuk antisipasi, lakukan latihan yang tepat dan efektif dalam menghilangkan atau mengurangi rasa gugup kelak. Nah, berikut ini ada beberapa cara mengurangi rasa grogi yang dapat diimplementasikan sebelum Anda melakukan wawancara kerja dengan perusahaan impian. Disimak yuk!

1. Berlatih Berbicara Lugas Menjelang Hari Wawancara

Ada beberapa persiapan penting menjelang hari H wawancara kerja yang harus dilakukan setiap orang. Mulai dari mengumpulkan informasi terkait jenis-jenis pertanyaan yang muncul, belajar memahaminya, hingga mempersiapkan jawaban yang tepat atas pertanyaan-pertanyaan tersebut. Nah, salah satu yang tidak boleh Anda lupakan ketika melakukan persiapan ini adalah melatih diri untuk dapat berbicara dengan lugas pada saat menyampaikan jawaban-jawaban yang sudah disiapkan sebelumnya. 

mengurangi grogi ketika wawancara kerja

Penting untuk Anda pelajari dengan baik, bagaimana cara menjawab dan menjelaskan pendapat kepada pihak perusahaan. Mulai saat ini, belajarlah untuk memperbaiki cara Anda berbicara, baik itu gerak tubuh atau gesture, tempo bicara dan nada bicara yang digunakan. Anda bisa mengurangi kebiasaan berbicara yang kurang baik pada saat berlatih, misalnya terlalu banyak menggerakkan tangan saat menjelaskan sesuatu, berbicara dengan tempo terlalu cepat dan lain sebagainya. Terlalu banyak bergerak atau berbicara dalam tempo cepat sebenarnya dapat membuat Anda kurang fokus dan cepat lelah. Maka dari itu, manfaatkan waktu senggang beberapa hari menjelang hari H wawancara kerja untuk berlatih berbicara lugas.

Baca Juga : Pertanyaan-Pertanyaan yang Sering Keluar Saat Interview Kerja

2. Mencari Informasi Perusahaan dan Mempelajarinya Secara Menyeluruh

Rasa percaya diri itu penting, dan Anda bisa mendapatkannya dengan cara memiliki informasi yang cukup terkait perusahaan tempat Anda melamar. Selain informasi perusahaan, Anda juga harus mengantongi informasi terkait jenis atau posisi jabatan yang ingin diisi di perusahaan tersebut. Dengan memiliki informasi tersebut, mustahil apabila Anda tidak menjadi lebih percaya diri untuk melakukan wawancara kerja nanti. 

Dengan memiliki kepercayaan diri, Anda bisa lebih mudah mengurangi rasa grogi dan dapat menjawab setiap pertanyaan yang diajukan pihak pewawancara dengan lancar. 

3. Melatih Pernafasan ketika Panik

Semua orang tidak pernah bisa menebak pertanyaan yang akan ditanyakan oleh pihak pewawancara. Tidak heran apabila muncul situasi dimana Anda sulit menjawab pertanyaan yang tidak terduga dari pihak tersebut dan tiba-tiba menjadi panik. Yang perlu dilakukan pelamar kerja pada situasi tersebut adalah jangan panik. 

Sebelum menjawab pertanyaan yang membuat gugup, tarik nafas panjang untuk mengendalikan diri. Apabila Anda tidak menemukan jawaban atas pertanyaan tersebut, silahkan jawab dengan sejujurnya dan sampaikan dengan baik. Tambahkan juga alasan jujur dan masuk akal mengapa Anda tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut. 

4. Berlatih Reka Adegan Bersama Teman

Ajaklah teman Anda berlatih bersama-sama melakukan reka adegan wawancara kerja apabila merasa sulit jika dilakukan sendiri. Anda dapat meminta teman Anda menjadi pihak yang mewawancarai menggunakan pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul. Setelah berlatih, jangan segan atau malu meminta teman melakukan evaluasi selama kegiatan tersebut. Mulai dari cara Anda berbicara, menyampaikan jawaban atas pertanyaan wawancara, gestur tubuh dan sebagainya. 

Dengan melakukan latihan dan evaluasi, Anda menjadi lebih mudah mencari dan memperbaiki kekurangan selama proses tersebut. Kegiatan ini akan sangat membantu Anda keluar dari situasi grogi yang sering dialami para calon pelamar kerja lainnya.

5. Kurangi Kata ‘’Eee’ ketika Memberikan Jawaban

Beberapa dari pelamar kerja pasti memiliki kebiasaan seperti sering mengeluarkan kata ‘eee’ ketika menjawab pertanyaan dari pihak pewawancara. Ini sering terjadi pada mereka yang terlalu gugup atau grogi saat wawancara kerja. Apabila Anda ingin hasil wawancara baik, belajarlah mengurangi penggunaan kata tersebut. Sebab, pihak pewawancara biasanya akan menilai diri Anda kurang siap menjawab pertanyaan dasar yang diberikan. 

Demikian tips-tips atau cara mengurangi rasa grogi saat melakukan wawancara kerja. Kami harap melalui tips ini, Anda dapat lebih sukses dan berhasil diterima perusahaan yang diimpikan. Semoga beruntung!