tips pinjol

Kiat Mengelola Pinjaman Online Agar Tidak Membengkak

Pinjaman secara online memang cenderung lebih mudah dan cepat didapatkan, ketika membutuhkan dana untuk kebutuhan mendadak. Meskipun mengajukan pinjaman online terbilang mudah, bukan berarti bisa melakukan sembarangan tanpa adanya pertimbangan. Anda harus pintar pintar mengelola pinjaman tersebut, sehingga nantinya bisa dibayarkan dan tidak menumpuk atau membengkak. Lantas, bagaimana caranya? Yuk simak disini

Tips Mengelola Pinjaman Online yang Tepat Agar Tidak Membengkak

  1. Bayar Tagihan Sebelum Jatuh Tempo

Tentu saja, agar pinjaman tidak menumpuk dan membengkak haruslah dibayar tepat waktu. Saat berhutang, maka jadikan utang tersebut sebagai prioritas utama setiap kali menerima pendapatan. Bila perlu bayar tagihan utang sebelum jatuh tempo, sehingga nantinya tidak akan dikenakan beban bunga dan denda karena terlambat membayar tagihan. Ketika membayar tagihan tepat waktu, maka tidak perlu mengeluarkan dana yang seharusnya tidak dikeluarkan.

Selain itu, membayar utang sebelum jatuh tempo juga menghindarkan dari keadaan buru buru. Pihak pemberi pinjaman pun tidak akan mengejar ngejar. Misalnya saja Anda mendapatkan tenggat waktu di tanggal 10, maka sebaiknya bayar sebelum tanggal tersebut. Sebab, ada kemungkinan di tanggal 10, akan memiliki pekerjaan yang tidak bisa ditinggal dan lupa untuk membayar tagihan. Untuk itu, agar tagihan tidak menumpuk maka bayarlah sebelum jatuh tempo.

  1. Miliki Manajemen Utang yang Tepat

Utang tidak akan menumpuk, ketika debitur memiliki manajemen pengelolaan utang yang tepat. Bagaimana caranya? Gunakan pinjaman tersebut untuk hal hal yang produktif, dan tidak gali lubang baru atau menambah pinjaman baru. Selain itu, usahakan untuk selalu hemat atau memangkas pengeluaran yang tidak mendesak. Dengan begitu, Anda bisa menyisihkan lebih banyak uang untuk membayar utang agar cepat lunas. Selain itu, juga bisa mencari pekerjaan tambahan untuk meningkatkan pendapatan.

tips pinjol

  1. Disiplin dan Komitmen dalam Menyisihkan Uang

Dalam mengelola utang, maka diharuskan memiliki komitmen dan disiplin dalam menyisihkan pendapatan. Entah itu dari gaji bulanan, bonus, ataupun pendapatan yang didapatkan dari bisnis atau pekerjaan sampingan. Perlu diketahui, porsi untuk membayar hutang dari gaji adalah 30 persen. Jika porsi tersebut kurang, maka harus bekerja lebih keras lagi untuk bisa menutupi kekurangan itu.

Mungkin dengan mencari pekerjaan tambahan, yang lebih sedikit menguntungkan. Tapi ingat, hindari melakukan mengajukan pinjaman lain. Sebab hal itu malah akan membuat celaka. Jika bisa disiplin dan berkomitmen dalam menyisihkan uang, maka pinjaman dijamin bisa cepat lunas. Pikiran pun menjadi tenang, tidur menjadi lebih nyenyak sebab beban keuangan sudah hilang. Jadi perlu diingat, kuncinya adalah selalu disiplin dan komitmen.

  1. Cermat Terhadap Skor Kredit

Biasanya dalam pinjaman secara online akan ada skor kredit. Dimana skor kredit ini nantinya bisa saja mempengaruhi dalam melakukan pengelolaan terhadap utang. Pasalnya jika terlambat membayar cicilan tagihan utang atau pinjaman, maka akan sangat mengancam skor kredit. Ketika skor kredit buruk, hal tersebut akan menjadi catatan buruk bagi Anda untuk selanjutnya ketika ingin mengajukan pinjaman lagi di lain waktu. Anda pasti tidak ingin hal tersebut terjadi, bukan?

  1. Jangan Membayar Dengan Minimum Payment

Kebanyakan orang akan membayar hutang kartu kredit dengan menggunakan minimum payment, dengan alasan tidak ingin dikejar oleh debt collector. Padahal tindakan tersebut merupakan langkah yang salah. Pasalnya, membayar dengan minimum payment tidak akan bisa menghindar dari bunga yang tetap berjalan di balik pembayaran tagihan kartu kredit. Ketika bunga tersebut terus bertambah, maka otomatis pinjaman pun akan semakin menumpuk.

  1. Perhatikan Anggaran Belanja

Agar hutang tidak menumpuk, maka usahakan untuk memperketat belanja. Hentikan kebiasaan membeli barang barang yang tidak terlalu dibutuhkan, dan mulai batasi pengeluaran sehari hari. Semakin banyak uang yang disimpan, maka semakin banyak dana yang bisa digunakan untuk membayar utang. Cobalah batasi pengeluaran mulai dari hal hal kecil terlebih dahulu, seperti klub olahraga, berlangganan TV kabel, hingga membeli makanan atau minuman dari restoran ternama.

  1. Pisahkan Dana Pinjaman dengan Budget Pribadi

Saat melakukan pinjaman, maka usahakan untuk memisahkan dana pinjaman dengan anggaran pribadi. Jika Anda meminjam uang untuk kebutuhan bisnis, maka utamakan dana tersebut digunakan untuk kebutuhan kebutuhan bisnis yang sudah disesuaikan dengan perhitungan dan alokasi masing masing. Sehingga, budget pribadi bisa digunakan dalam kebutuhan lainnya. Hal tersebut juga bisa memudahkan dalam melakukan perhitungan pemasukan dan pengeluaran setiap harinya.

Itulah beberapa tips yang perlu Anda ketahui guna mengelola dana pinjaman yang dilakukan secara online, agar nantinya pinjaman tersebut tidak menumpuk dan membengkak. Pinjaman online memang sangat cepat dan mudah untuk didapatkan, akan tetapi sebaiknya pinjaman ini dilakukan pada saat keadaan yang benar benar mendesak.

Di momen-momen mendesak dimana Anda butuh dana segar, Tunaiku bisa menjadi jawaban. Syarat tidak ribet, cepat pemrosesannya, dan yang lebih penting: aman.