budikdamber

Tips Mudah Mempelajari Budikdamber Secara Mandiri

ririkusnadi.com – Belakangan ini tengah populer di masyarakat tentang teknik budikdamber atau budidaya ikan dan tanaman dalam ember. Teknik ini mulai viral usai dibahas seorang netizen di akun sosial medianya. Bagi Anda yang memiliki lahan terbatas dapat mencoba budidaya ternak ikan dan tanam sayuran dalam ember ini. Budikdamber ditemukan oleh Juli Nursandi yang merupakan seorang dosen Politeknik Negeri Lampung jurusan budidaya perikanan.

Teknik budikdamber menggunakan sistem aquaponik dimana tanaman dan ikan dibudidayakan dalam satu ember. Karena tidak membutuhkan lahan yang luas, Anda dapat mencoba teknik budikdamber di tempat tinggal Anda. Bahan yang diperlukan juga tidak banyak dan teknik ini sangat mudah dilakukan. Anda juga tidak perlu khawatir tagihan listrik membengkak karena teknik ini tidak membutuhkan listrik serta hemat air. 

Tips Memulai Budikdamber

Teknik budikdamber dapat Anda lakukan dalam pekarangan sempit. Teknik ini dapat Anda pelajari dan praktekkan di rumah karena caranya mudah dan tidak sulit.

budikdamber

Pelajari tips memulai budidaya ikan dan tanaman dalam ember berikut.

Siapkan Alat dan Bahan Budikdamber Yang Dibutuhkan 

Dalam budikdamber, Anda akan membutuhkan beberapa alat berikut ini.

  • Sediakan ember untuk ukuran 15 liter – 80 liter.
  • Siapkan benih ikan nila atau lele sejumlah 60-100 ekor berukuran 5-12 cm yang tahan terhadap kualitas air.
  • Bibit tumbuhan sayur, bisa menggunakan benih kangkung sebanyak 10-15 buah.
  • Arang kayu atau arang dari batok kelapa.
  • Gelas plastik kecil ukuran 250 ml.
  • Tang dan kawat agak lentur yang berfungsi sebagai pengait gelas plastik pada ember.
  • Solder.

Baca Juga : Belajar Membuat Handycraft dari Channel Youtube Ini Yuk

Cara Memulai Budikdamber

Apabila semua alat dan bahan-bahan yang dibutuhkan sudah lengkap, selanjutnya mulailah langkah pembuatannya dengan cara berikut.

  1. Langkah pertama, gunakan paku yang telah dipanasi atau solder (jika ada) untuk melubangi bagian bawah gelas plastik. Lubang pada bagian bawah plastik digunakan agar kangkung dapat menyerap air.
  2. Selanjutnya, gunakan tang untuk memotong kawat lentur sepanjang 12-15 cm dan bentuk menjadi huruf U atau bebas dikreasikan sesuai selera. Kawat ini akan digunakan untuk mengaitkan gelas plastik pada ember. 
  3. Bibit kangkung dan arang isikan ke dalam gelas plastik. Jika menggunakan bibit kangkung yang memiliki akar, Anda dapat mengisi gelas dengan bibit kangkung terlebih dahulu baru kemudian menambahkan arang sebanyak setengah gelas lebih sedikit.
  4. Isi ember dengan air secukupnya, kira-kira 60 liter dan diamkan kurang lebih  selama 1-2 hari.
  5. Lanjutkan dengan mengisi benih ikan nila atau lele dalam ember kemudian diamkan selama 1-2 hari. Biasanya untuk satu ember bisa menampung sebanyak 60-100 benih lele.
  6. Kangkung dalam gelas plastik dapat Anda cantol mengelilingi bagian pinggir ember. Bagian bawah gelas plastik kangkung harus terendam air dalam ember.

budidaya ikan dalam ember

Cara Pemeliharaan Budikdamber 

  1. Pastikan ember diletakkan pada tempat yang terkena sinar matahari. 
  2. Berikan pakan ikan sebanyak 2-3 kali atau sesuai ukuran sekenyangnya dalam waktu tetap.
  3. Perhatikan keadaan ember, tanaman dan ikan. Anda dapat mengamati ikan apakah memiliki nafsu makan yang kurang baik atau menurun. Segera ganti air ember apabila tercium bau busuk dan menemukan ada ikan dengan posisi menggantung kepala di atas, ekor ke bawah atau Anda dapat melakukan sipon atau penyedotan kotoran menggunakan selang dari dasar ember.
  4. Perhatikan pertumbuhan kangkung. Biasanya pertumbuhan kangkung akan terlihat pada hari ketiga. Beberapa masalah yang akan terjadi pada proses pertumbuhan kangkung seperti kutu di daun dapat Anda buang karena dapat menyebabkan tanaman kangkung mati.
  5. Siram tanaman kangkung dengan air dalam ember pada saat memberi pakan ikan. Lakukan penyiraman pada waktu pagi dan sore hari.
  6. Ganti air dalam ember dengan air bersih setiap 10-14 hari sekali. Untuk penyedotan kotoran pada dasar ember lakukan sebanyak 5-8 liter penyedotan. Tanaman kangkung akan membutuhkan banyak air saat bertumbuh semakin besar. Oleh karena itu, Anda dapat menambahkan air setinggi leher ember agar akar kangkung dapat menyentuh air.
  7. Ikan lele dan kangkung dapat dipanen secara terpisah karena waktu panen yang berbeda. Untuk panen tanaman kangkung pertama biasanya membutuhkan waktu selama 14-21 hari sejak tanam sedangkan panen kedua berjarak sekitar 10-14 hari sekali. Sisakan tunas kangkung atau bagian bawahnya agar tanaman kangkung dapat bertumbuh kembali. Biasanya panen kangkung dapat bertahan selama 4 bulan.
  8. Untuk panen lele sendiri dapat dilakukan dengan cara mengerok atau menguras air dalam ember. 

Keuntungan Belajar Budikdamber

Beberapa keuntungan dalam budidaya ikan dan tumbuhan dalam ember sebagai berikut.

  • Modal yang murah dan terjangkau. 
  • Alat dan bahan yang dipakai sederhana.
  • Hemat air dan tidak menggunakan listrik.
  • Tidak memerlukan lahan luas dan dapat dilakukan di rumah.
  • Dapat membudidayakan 2 komoditas sekaligus dalam satu tempat (kangkung dan lele).
  • Pemeliharaan mudah dan tidak ribet.
  • Dapat memanen sayur secara berkelanjutan.

Itulah rangkaian informasi seputar tips memulai budidaya ikan dan tanaman dalam ember (budikdamber) yang telah kami rangkum agar dapat Anda pelajari. Anda dapat menemukan tutorial budikdamber pada channel-channel YouTube yang membahas seputar budidaya tanaman dan ikan. Selamat mencoba, semoga berhasil.